Assalamu'alaikum, pembaca.
Kali ini saya mau berbagi cerita mengenai Pesantren Ramadhan di SMK Telkom Banjarbaru beberapa hari yang lalu.
Sebelum Saya mulai menceritakan, sedikit informasi, kebetulan pada saat itu Saya tergabung ke dalam Kepanitiaan Pesantren Ramadhan 2013/2014, kesempatan dan pengalaman luar biasa yang bisa Saya dapatkan pada saat itu, kalau ditanya mengenai posisi, kebetulan Saya terpilih menjadi Wakil Ketua Pelaksana yang bertanggung jawab atas segala kegiatan/rangkaian acara dan membantu Ketua Pelaksana dalam melaksanakan tugasnya. Tentu bukan hal mudah untuk memegang tanggung jawab sebagai Wakil Ketua Pelaksana, tapi Kita tak akan pernah tau kalau Kita tak pernah mencoba, yang penting adalah Kita berusaha melaksanakan tugas sebaik mungkin dan semaksimal mungkin.
Kembali ke topik, berhubung Saya adalah Panitia, Saya wajib berhadir pada subuh hari untuk memimpin briefing Panitia dan mempersiapkan hal-hal yang sekiranya sempurna dan tidak terjadi kesalahan ketika didepan peserta.
Acara dimulai sekitar pukul 07.30, dimulai dengan pembacaan basmallah sebagai pembuka acara, dilanjutkan dengan Sambutan-sambutan dari Ketua Pelaksana, Ketua OSIS Tahun Periode 2012/2013, dan Perwakilan dari Sekolah. Seharusnya sambutan dari pihak sekolah diwakili oleh Pak Abdul Karim, tapi berhubung Beliau berhalangan (terlambat) pada saat itu, Sambutan diundur.
Kegiatan selanjutnya ialah Shalat Dhuha berjamaah, salah satu kegiatan yang sangat didukung oleh Pihak Sekolah, karena kegiatan ini sangat bermanfaat, selain menambah keimanan, kegiatan ini juga meningkatkan kebersamaan dan meningkatkan kelipatan pahala.
Setelah selesai Shalat Dhuha, kemudian dilanjutkan pembacaan Al-Quran bersama-sama. Juz dibagi sedemikian rupa agar setiap siswa mendapat jatah bacaannya masing-masing.
Selain kegiatan ibadah keagamaan, ada juga lomba-lomba yang berhubungan dengan keagamaan, untuk hari pertama, lombanya adalah Lomba Adzan, Puisi, dan Kaligrafi.
Lomba Adzan dan Lomba Puisi diwakili oleh setiap kelas, dan sifatnya adalah wajib untuk diikuti, bagi kelas yang tidak mengirimkan perwakilan, maka akan dikenakan sanksi oleh Sekolah. Lomba Adzan dan Puisi diadakan di Aula, ditonton oleh seluruh siswa/i SMK Telkom Sandhy Putra Banjarbaru.
Berbeda halnya dengan Lomba Adzan dan Lomba Puisi, Lomba Kaligrafi diadakan ditempat "terpencil", yaitu kelas. Sengaja dibuat demikian agar peserta dapat konsentrasi dalam menuliskan kaligrafi.
Setelah semua Lomba selesai dilaksanakan, kegiatan dilanjutkan dengan kultum (kuliah yang katanya tujuh menit) dari Pak Samhudi tentang Rukun-Rukun dalam Islam. Singkat cerita kegiatan ditutup dengan Shalat Dzuhur Berjamaah.
Setelah peserta sudah pulang semua, Saya bertahan di Sekolah untuk beres-beres dan briefing bersama Panitia lagi.
Mungkin itu saja yang bisa saya ceritakan, well, kesan Saya mengenai kegiatan hari itu adalah antusiasme peserta yang sangat tinggi. Saya harap antusiasme itu akan tetap ada di hari-hari selanjutnya dan di kegiatan-kegiatan OSIS/MPK selanjutnya.
Maybe that's all. Thanks for reading!
Sincerely,
Adam Syahreza

Tidak ada komentar:
Posting Komentar